"Kejadian berawal saat pagi hari korban bekerja pada tetangganya untuk mencangkul tanah pekarangan yang akan dibuat kebun singkong. Selesai waktu bekerja yaitu selepas adzan shalat Ashar, korban berinisiatif memotong dahan dan ranting pohon dipekarangan tersebut. Hanya saja ketika salah satu dahan yang besar sudah terpotong dan potongannya itu roboh kearah kabel sentral instalasi listrik milik PLN, korban berusaha menahanya dengan kaki namun tidak tertahan. Saat itu dahan yang sudah menyentuh kabel sentral menimbulkan percikan api hingga kemudian kaki korban pun tersengat aliran listrik, " kata Kapolres Indramayu Ajun Komisaris Besar Eko Sulistyo Basuki melalui Kapolsek Cantigi Inspektur Satu H. Sukarma didampingi Kasubag Humas Ajun Komisaris Heriyadi.
Diturukan pula, saat itu pula terjadi konsleting listrik di gardu setempat karena kabel sentral tertimpa pohon ditebang oleh korban. Bersaam itu tubuh korban yang berada didahan pohon dengan ketinggian kurang lebih 3 meter terjatuh ke tanah. " Beberapa orang yang menyaksikan kejadian langsung menolong korban, namun diketahui korban sudahh dalam keadaan meninggal dunia. Sebagain warga lalu melaporkan peristiwa itu ke jajaran kami dan kami pun mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti dari kematian korban, " papar dia.
Sedangkan korban yang tersengat aliran liastrik ini mengalami luka gosong di bagian kakinya. " Pihak keluarga korban menerima kematian itu, dan menganggap sebagai musibah bahkan tidak mau jika dilakukan otopsi. Kini jenasah korban sudah dikebumikan di tempat pemakaman umum desa," terangnya